Fenomena Fear of Public Speaking pada Mahasiswa Generasi Z di Lingkungan Kampus Digital

Authors

  • sutinnarto INSTITUT KARYA MULIA BANGSA
  • muhammad Agung Setiawan
  • Rif'atul Himmah institut Karya Mulia Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.52423/jns.v11i1.144

Keywords:

Fear of Public Speaking, Generasi Z, Kampus Digital

Abstract

Fenomena fear of public speaking merupakan salah satu permasalahan komunikasi yang masih banyak dialami oleh mahasiswa, khususnya Generasi Z, di tengah berkembangnya lingkungan kampus digital. Generasi Z dikenal sebagai generasi yang akrab dengan teknologi dan media sosial, namun kondisi tersebut tidak serta-merta menjamin kemampuan komunikasi lisan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena fear of public speaking pada mahasiswa Generasi Z di lingkungan kampus digital, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Generasi Z di lingkungan perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fear of public speaking pada mahasiswa Generasi Z dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain rendahnya kepercayaan diri, kecemasan sosial, kurangnya pengalaman berbicara di depan umum, serta pengaruh budaya media sosial yang lebih menekankan komunikasi berbasis digital dibandingkan komunikasi tatap muka. Lingkungan kampus digital memberikan kemudahan dalam menyampaikan ide melalui media daring, namun secara tidak langsung mengurangi intensitas latihan public speaking secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi pembelajaran dan pendampingan yang adaptif terhadap karakteristik Generasi Z guna meningkatkan keberanian dan kemampuan public speaking mahasiswa di lingkungan kampus.

References

Ari Usman, Khofifah Khoerunnisa, 2025, Generasi Z dan Teknologi: Gaya Hidup Generasi Z di Era Digital

Belida, Shandy, Safitri, 2025, Penggunaan Public Speaking dalam Kampanye Media Sosial bagi Gen Milenial dan Gen Z. 9.

Becker, A. H., & Luthar, S. S. (2019). Social-emotional factors affecting adolescent communication. Journal of Adolescent Research, 34(2), 159–187

Bodie, G. D. (2010). A racing heart, rattling knees, and ruminative thoughts: Defining, explaining, and treating public speaking anxiety. Communication Education, 59(1), 70–105.

Lucas, 2015,. The art of public speaking (12th ed.). New York: McGraw-Hill Education

McCroskey, 1977,Oral communication apprehension: A summary of recent theory and research. Human Communication Research, 4(1), 78–96

Putri, , Fahmi, Syahizafudin, , Husna, Zahra, , Lita, Rahmawati, 2025, Strategi Pembelajaran Public Speaking di Era Media Sosial: Peluang dan Tantangan dalam Pendidikan.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.

Raja, F. U. (2017). Anxiety level in students of public speaking: Causes and remedies. Journal of Education and Educational Development, 4(1), 94–110.

Seemiller, C., & Grace, M. (2016). Generation Z goes to college. San Francisco: Jossey-Bass.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Dan Pengembangan Research Dan Development.

Bandung : Alfabeta

Sutinnarto, Lakna Tulas’un, lakna tulasun, M. A., & Muhamad Agung s. (n.d.). Pelatihan Public Speaking Untuk Osis SMA N 2 Mranggen Demak. 2.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. San Francisco: Jossey-Bass.

Widi Astuti, Dwi Iramadhani, Zurratul Muna, 2025,Kelas Online “How to Be Confident Public Speaker On Online Presentation” Bagi Generasi Z Sebagai Persiapan Menghadapi Kondisi New Normal Covid 19

Sugiarti, U. (2025, Februari 10). Sosial. Retrieved from GoodStats: https://goodstats.id/article/mayoritas-generasi-z-menghabiskan-waktu-luang-denganmedia-sosial-KT9NM

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

sutinnarto, muhammad Agung Setiawan, & Rif'atul Himmah. (2026). Fenomena Fear of Public Speaking pada Mahasiswa Generasi Z di Lingkungan Kampus Digital. Jurnal Neo Societal, 11(1), 72–79. https://doi.org/10.52423/jns.v11i1.144