Tantangan dan Dinamika Sosial Hubungan Mertua-Menantu Perempuan Serumah Di Kelurahan Tamparang Keke Kota Makassar

Authors

  • Siti Arah Suniyah UNiversitas Negeri Makassar
  • Idham Irwansyah Idrus Universitas Negeri Makassar
  • Ulfa Utami Mappe Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.52423/jns.v11i1.131

Keywords:

Challenges, Social Dynamics, In-laws, Daughter-in-law

Abstract

The purpose of this study is to determine efforts to improve harmonious relationships over the challenges and dynamics that occur between in-laws and daughters-in-law who are influenced by various factors. Data collection was carried out using descriptive qualitative methods. Data were analyzed through several stages; 1) data reduction, 2) data presentation, 3) conclusion drawing and data verification. The results showed that the in-laws have many beliefs about the son-in-law who has a different point of view, there is poor communication because the wishes are not well expressed, so the division of labor becomes unclear which also spreads to privacy issues and unfulfilled boundaries. Implementing a collaborative approach by actively participating and cooperating in housework and being able to control emotions wisely can improve harmonious relationships. The conclusion of this study shows that the challenges of the relationship between in-laws and sons-in-law living in the same house are influenced by differences in values, ineffective communication, authoritarian roles, and privacy issues. The efforts to build harmonious relationships cannot all be implemented, but mainly through a collaborative approach and the ability to control emotions which proved to be the most effective in reducing conflict and strengthening cooperation.

References

Agustin, D. S. Y., Suarmini, N. W., & Prabowo, S. (2015). Peran Keluarga Sangat Penting dalam Pendidikan Mental, Karakter Anak serta Budi Pekerti Anak. Jurnal Sosial Humaniora, 8(1), 46–54. https://doi.org/10.12962/j24433527.v8i1.1241

Altafiah, A., Ashar, & Murdani Z, E. (2024). Tantangan dan Dinamika Hubungan Antara Mertua dan Menantu Serumah (Studi Pada Kehidupan Rumah Tangga di Kelurahan Teritip Balikpapan Timur). Rayah Al-Islam, 8(2), 435–457. https://doi.org/10.37274/rais.8i2.956

Alwi, H. (2016). Pengantar Studi Konflik Sosial: Sebuah Tinjauan Teoretis. In Suprapto (Ed.), Perpustakaan UIN Mataram. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram.

Aryani, D. R., & Setiawan, J. L. (2007). Pola Relasi Dan Konflik Interpersonal Antara Menantu Perempuan Dan Ibu Mertua. ARKHE: Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(2), 77–169.

Fitroh, S. F. (2011). Hubungan Antara Kematangan Emosi Dan Hardiness Dengan Penyesuaian Diri Menantu Perempuan Yang Tinggal Di Rumah Ibu Mertua. Psikoislamika: Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 8(1), 83–98. https://doi.org/10.18860/psi.v0i1.1547

Gustiawati, S., & Lestari, N. (2018). Aktualisasi Konsep Kafa’ah Dalam Membangun Keharmonisan Rumah Tangga. Mizan: Journal of Islamic Law, 4(1), 33–86. https://doi.org/10.32507/mizan.v4i1.174

Maihasni, Sumarti, T., Wahyuni, E. S., & Tjondronegoro, S. M. (2010). Bentuk-Bentuk Perubahan Pertukaran dalam Perkawinan Bajapuik. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 4(2), 169–192. https://doi.org/10.22500/sodality.v4i2.5848

Mandasari, V., Ahyani, L. N., & Kawuryan, F. (2021). Hubungan Antara Kematangan Emosi dan Religiusitas dengan Penyesuaian Diri pada Menantu Perempuan yang Tinggal dengan Ibu Mertua. Jurnal Psikologi Perseptual, 6(2), 113–124. https://doi.org/10.24176/perseptual.v6i2.6337

Mighfar, S. (2015). Social Exchange Theory : Telaah Konsep George C. Homans Tentang Teori Pertukaran Sosial. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 9(2), 261–286. https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v9i2.98

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT REMAJA ROSDAKARYA. Noviasari, N., & Dariyo, A. (2016). Hubungan Psychological Well-Being Dengan

Penyesuaian Diri Pada Istri Yang Tinggal Di Rumah Mertua. Psikodimensia, 15(1), 134–151. http://journal.unika.ac.id/index.php/psi/article/view/596

Rahmah, M., Quraisy, H., & Risfaisal. (2019). Konflik Sosial Menantu Yang Tinggal Serumah Dengan Mertua (Studi Kasus Di Desa Lempang Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru). Equilibrium: Jurnal Pendidikan Sosiologi, VII(2), 206–210. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/equilibrium/index

Ritzer, G. (2014). Teori Sosiologi Modern (Edisi Ketu). KENCANA.

Salman, Safitri, A., & Erawati, D. (2021). Identifikasi Konflik Menantu Terhadap Mertua Yang Tinggal Serumah Di Kota Palangka Raya. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman, 7(2), 91–99. https://doi.org/10.31602/jbkr.v7i2.5788

Siroj, A. H. (2022). Studi komparasi konsep rumah tangga pemikiran Imam al-Ghazali dan KH. Husein Muhammad. In Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri: Institusional Repository.

Sudarmanto, E., Sari, D. P., Tjahjana, D., S, E. W., Mardiana, S. S., Purba, B., Purba, S., Irdawati, Tjiptadi, D. D., Kato, S. I., Rosdiana, Manalu, N. V., & SN, A. (2021). Manajemen Konflik (R. Watrianthos (ed.)). Yayasan Kita Menulis. https://doi.org/10.55681/nusra.v5i1.1856

Sutriani, E., & Octaviani, R. (2019). Topik: Analisis Data Dan Pengecekan Keabsahan Data. INA-Rxiv, 1–22.

Syahri, M. (2014). Teori Pertukaran Sosial Goerge C. Homans Dan Peter M. Blau. Universitas Airlangga Surabaya.

Wijono, S. E. (2020). 5 Penyebab Menantu Wanita Tidak Akur dengan Ibu Mertua - KlikDokter. Klikdokter.Com. https://www.klikdokter.com/psikologi/psikologi- keluarga/alasan-kenapa-menantu-wanita-amp-ibu-mertua-sering-tidak-akur

Wirawan, I. B. (2012). Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma: (Fakta Sosial, Definisi Sosial, Dan Perilaku Sosial) (Edisi Pert). KENCANA.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Suniyah, S. A., Idrus, I. I., & Mappe, U. U. (2026). Tantangan dan Dinamika Sosial Hubungan Mertua-Menantu Perempuan Serumah Di Kelurahan Tamparang Keke Kota Makassar. Jurnal Neo Societal, 11(1), 1–14. https://doi.org/10.52423/jns.v11i1.131