Living Hadis Tolong-Menolong di Desa Sidamukti Kecamatan Baros Kabupaten Serang-Banten

Authors

  • Siti Ba'i Muhibah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Endad Musaddad Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.52423/jns.v10i4.121

Keywords:

Living hadis, Tolong-menolong, Desa sidamukti, Modal sosial

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena “living hadis” lama-menolong di Desa Sidamukti, yang dikenal dengan kuatnya nilai-nilai komunal dan tradisinya, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi sektor pertanian dan perkebunan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data primer dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh adat, serta warga desa, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai, tradisi gotong royong, dan semangat panjang-menolong berfungsi sebagai mekanisme adaptasi dan pelestarian vital terhadap tantangan ekonomi, dengan modal sosial yang kuat berperan penting dalam ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan. Praktik seperti "Sambatan" (gotong royong membangun/memperbaiki rumah atau fasilitas umum) dan sistem iuran desa (untuk membantu warga sakit atau acara) tidak hanya memperkuat ikatan sosial tetapi juga menjadi jaring pengaman sosial yang mengurangi beban ekonomi saat krisis. Studi ini menyimpulkan bahwa tradisi tolong-menolong di Desa Sidamukti adalah manifestasi nyata dari “hadis yang hidup”, di mana ajaran Nabi Muhammad SAW diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, didorong oleh keyakinan akan pahala dan tanggung jawab saling membantu, serta memberikan manfaat sosial dan spiritual yang signifikan.

References

Albahri, Albahri, Pasiska Pasiska, and Anita Kurniati. “Prinsip Tolong-Menolong Dalam Islam (Ekplorasi Dalam Ayat Alqur’an, Sirah Nabiyah Dan Piagam Madinah).” ’El-Ghiroh 21, no. 2 (2023): 145–63. https://doi.org/10.37092/el-ghiroh.v21i2.613.

Anwar, M.Khoiril. “Living Hadis.” Jurnal IAIN Gorontalo 12 (2015): 72–86.

Azizah, A Nur, Muh Ramlan Syah, and Keywords Paddy Rice. “PERAN MODAL SOSIAL PADA KELOMPOK TANI DI DESA LAMATTI RIATTANG KECAMATAN BULUPODDO.” Jurnal Riset Multidisiplin 2, no. 2 (2024): 62–73.

Hesti Agusti Saputri, Siti Nur Kholifah, Farzila Wati, and Rajif Adi Sahroni. “Peran Sosial Umat Dalam Membangun Solidaritas Menurut Tafsir Surah At-Taubah Ayat 71.” Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam 2, no. 5 (2024): 01–19. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i5.477.

Iffah, Fadhilah. “Living Hadis Dalam Konsep Pemahaman Hadis.” Thullab: Jurnal Riset Dan Publikasi Mahasiswa 1, no. 1 (2021): 1–15. http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/thullab/article/view/903%0Ahttp://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/thullab/article/download/903/430.

Khalid, Muhammad, and Fajar Utama Ritonga. “Penerapan Prinsip Ukhuwah Islamiyah: Serikat Tolong Menolong Al-Amin Dusun X Desa Bandar Setia.” Jurnal Penelitian Inovatif 2, no. 3 (2022): 433–40. https://doi.org/10.54082/jupin.97.

Kurniawan, Muhammad Ichan, Muhammad Irhan Arya Fathasyah, Muhammad Imam Syafa’at, and Ade Akhmad Saputra. “Pengaruh Sistem Ta’awun Service Excelent Dan Profesionalitas Terhadap Citra Lembaga Keuangan Syariah.” Ekonomis: Journal of Economics and Business 6, no. 2 (2022): 806. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v6i2.580.

Lidwa pusaka. In Ensiklopedi Hadist, n.d.

Maghrobi, Zendi Ahmad, and Ipmawan Muhammad Iqbal. “Helping in Kindness in the Qur ’ an ( Study of the Interpretation of Ta ’ Awun Verses in Tafsir Al-Munir ) Tolong-Menolong Dalam Kebaikan Dalam Al- Qur ’ an ( Studi Penafsiran Ayat-Ayat Ta ’ Awun Dalam Tafsir Al-Munir ).” Bunyan Al-Ulum Jurnal Studi Islam 1, no. 1 (2024): 71–89.

Mustakim. “Eksistensi Budaya Falgali Dalam Kehidupan Masyarakat Desa Bobane Indah Kecamatan Patani Barat Kabupaten Halmahera Tengah.” Jurnal Holistik, no. 16 (2015): 1–14.

Prayitno, Gunawan, Baiq Maulida RF, and Achmad T Nugraha. “Modal Sosial, Ketahanan Pangan Dan Pertanian Berkelanjutan Desa Ngadireso, Indonesia.” Region: Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif 14, no. 2 (2019): 229. https://doi.org/10.20961/region.v14i2.30018.

Putra, Adi Mandala, Bahtiar, and Ambo Upe. “EKSISTENSI KEBUDAYAAN TOLONG MENOLONG (KASEISE) SEBAGAI BENTUK SOLIDARITAS SOSIAL PADA MASYARAKAT MUNA (Studi Di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga).” Neo Societal Journal 3, no. 2 (2016): 1–23.

Rafi, Muhammad. “LIVING HADIS: TRADISI SEDEKAH NASI BUNGKUS HARI JUM’AT OLEH KOMUNITAS SIJUM AMUNTAI.” Sustainability (Switzerland) 11, no. 1 (2019): 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.

Sasak, Masyarakat, Moralina Aweda, and Natasya Wilma. “Ngurisan : Interaksi Budaya Dan Religiusitas Dalam Melestarikan Tradisi Dan Merajut Kebersamaan Di.” Jurnal Parikesit 3, no. 1 (2025): 18–27.

Subiyakto, Bambang, Syaharuddin Syaharuddin, and Gazali Rahman. “Nilai-Nilai Gotong Royong Pada Tradisi Bahaul Dalam Masyarakat Banjar Di Desa Andhika Sebagai Sumber Pembelajaran Ips.” Vidya Karya 31, no. 2 (2017): 153–65. https://doi.org/10.20527/jvk.v31i2.3993.

Supriadi, and Tengku Indra Kusuma. “Nilai Tolong Menolong Dalam Pandangan Ilmu Hadits Multikultural.” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan 7, no. 2 (2023): 247–58. https://doi.org/10.31571/jpkn.v7i2.7648.

Warsino, Andi. “Tradisi Tahlilan Upaya Menyambung Silaturahmi Andi Warisno .” Ri‟Ayah 02, no. 2 (2017): 69–79.

Downloads

Published

2025-10-01

How to Cite

Muhibah, S. B., & Musaddad, E. (2025). Living Hadis Tolong-Menolong di Desa Sidamukti Kecamatan Baros Kabupaten Serang-Banten. Jurnal Neo Societal, 10(4), 200–209. https://doi.org/10.52423/jns.v10i4.121